|
41
|
Apa yang dilakukan Sekretaris Jenderal setelah Konvensi ini mulai berlaku?
What does the Secretary-General do after this Convention enters into force?
|
|
42
|
Bagaimana pengecualian terhadap persyaratan Lampiran ini dapat diberikan oleh suatu Pihak?
How may exemptions from the requirements of this Annex be granted by a Party?
|
|
43
|
Apa yang harus dilakukan suatu Pihak sebelum memberikan pengecualian terhadap persyaratan Lampiran ini?
What must a Party do before granting an exemption from the requirements of this Annex?
|
|
44
|
Bagaimana catatan pengecualian yang diberikan berdasarkan peraturan ini harus dijaga?
How must records of exemptions granted under this regulation be maintained?
|
|
45
|
Siapa yang menentukan kesesuaian yang setara dengan Lampiran ini untuk kapal pesiar dan kapal pencarian dan penyelamatan?
Who determines equivalent compliance with this Annex for pleasure craft and search and rescue craft?
|
|
46
|
Apa yang harus dimiliki setiap kapal sesuai dengan Peraturan B1?
What must every ship have in accordance with Regulation B1?
|
|
47
|
Siapa yang harus menyetujui rencana pengelolaan air ballast?
Who must approve the ballast water management plan?
|
|
48
|
Prosedur keselamatan untuk kapal dan awak kapal
What must be detailed in the ballast water management plan?
|
|
49
|
Dalam bahasa apa rencana pengelolaan air ballast harus ditulis jika bahasa kerja kapal bukan bahasa Inggris, Prancis, atau Spanyol?
In what language must the ballast water management plan be written if the working language of the ship is not English, French, or Spanish?
|
|
50
|
Apa yang harus dimiliki setiap kapal sesuai dengan Peraturan B2?
What must every ship have in accordance with Regulation B2?
|