|
31
|
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Nahkoda kapal saat berlayar dalam kondisi penglihatan terbatas?
What should the Master do when sailing in restricted visibility?
|
|
32
|
Apa yang dimaksud dengan "separasi suara" dalam konteks pelayaran dalam penglihatan terbatas?
What is meant by “sound separation” in the context of navigation in restricted visibility?
|
|
33
|
Mengapa penting untuk menggunakan lampu dan tanda pencahayaan lainnya saat berlayar dalam kondisi penglihatan terbatas?
Why is it important to use lights and other lighting signals when sailing in restricted visibility?
|
|
34
|
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Nahkoda jika mendeteksi kapal lain dalam jarak yang dekat dalam penglihatan terbatas?
What should the Master do if another vessel is detected at close range in restricted visibility?
|
|
35
|
Mengapa sebaiknya kapal menggunakan lampu merah hijau dan putih pada bagian depan saat berlayar dalam penglihatan terbatas?
Why should a ship use red, green, and white navigation lights when sailing in restricted visibility?
|
|
36
|
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Nahkoda jika terdapat kapal lain yang tidak menunjukkan lampu navigasi saat berlayar dalam penglihatan terbatas?
What should the Master do if another vessel does not show navigation lights in restricted visibility?
|
|
37
|
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Nahkoda jika kapalnya terlibat dalam situasi saling bertemu dengan kapal lain dalam penglihatan terbatas?
What should the Master do if his ship is in an encounter situation with another vessel in restricted visibility?
|
|
38
|
Mengapa sebaiknya kapal menggunakan tanda suara seperti genta isyarat bunyi yang ditentukan atau suling kapal saat berlayar dalam penglihatan terbatas?
Why should a ship use sound signals such as siren or whistle when sailing in restricted visibility?
|
|
39
|
Mengapa sebaiknya kapal menggunakan radar dengan cermat saat berlayar dalam penglihatan terbatas?
Why should radar be used carefully when sailing in restricted visibility?
|
|
40
|
Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Nahkoda jika terdapat hambatan atau gangguan dalam pengoperasian peralatan navigasi selama berlayar dalam penglihatan terbatas?
What should the Master do if there is an obstruction or failure in navigation equipment during restricted visibility?
|