|
1
|
Dalam pelayaran internasional, sistem rambu dan pelampungan di laut mengacu pada standar internasional yang dikeluarkan oleh:
In international shipping, the system of signs and buoys at sea refers to international standards issued by:
|
|
2
|
Sistem pelampungan internasional membagi wilayah pelayaran dunia menjadi:
The international buoyage system divides the world’s navigational waters into:
|
|
3
|
Pelampung dan suar di laut terutama digunakan untuk menandai:
Buoys and beacons at sea are mainly used to mark:
|
|
4
|
Tanda yang digunakan untuk membatasi sisi kiri dan kanan alur pelayaran yang harus diikuti kapal disebut:
The mark used to indicate the port and starboard sides of a channel to be followed is called:
|
|
5
|
Tanda yang dipakai bukan untuk menunjukkan bahaya atau sisi alur, melainkan untuk tujuan khusus, disebut:
A mark used not to indicate danger or the side of a channel, but for a special purpose, is called:
|
|
6
|
Warna, bentuk, dan tanda puncak pada pelampung terutama digunakan untuk pengenalan pada:
The colour, shape, and topmark on a buoy are mainly used for identification during:
|
|
7
|
Arah konvensional dalam sistem IALA adalah:
The conventional direction in the IALA system is:
|
|
8
|
Dalam IALA Region A, tanda lateral sisi kanan saat masuk dari laut memiliki bentuk dan warna:
In IALA Region A, the starboard-hand lateral mark when entering from seaward has the shape and colour:
|
|
9
|
Tanda puncak berupa satu kerucut dengan puncak menghadap ke atas menunjukkan:
A topmark consisting of a single cone with its point upward indicates:
|
|
10
|
Dalam IALA Region A, tanda lateral sisi kiri ditandai dengan:
In IALA Region A, the port-hand lateral mark is identified by:
|